Metode Untuk Menghitung Berat Badan Ideal

Menghitung Berat Badan Ideal – Pengukuran massa tubuh merupakan salah satu data dasar mengenai kondisi tubuh seseorang, apakah fungsi tubuh orang tersebut berfungsi dengan baik tau tidak.

Ketika ingin menghitung berat badan ideal seseorang, maka ada banyak aspek yang menjadi perhitungan. Selain itu, berat badan seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah psikologi atau mental, faktor keturunan, atau pola makan yang sembarangan.

Metode Untuk Menghitung Berat Badan Ideal

Menghitung berat badan harus tanpa diikuti dengan suatu apapun, baik itu pakaian, sepatu dan aksesoris berat seperti ponsel dan dompet. Sebab, sering pada prakteknya pada saat orang mengukur berat badan mereka sering tidak menanggalkan semua barang-barang tersebut. Akibatnya, berat badan aktual dari orang tersebut tidak dapat di ukur dengan benar. Sehingga informasi yang disajikan terdapat kesalahan. Kesalahan informasi ini juga berakibat kepada kesalahan pengambilan penanganan medis apabila seseorang butuh penanganan medis untuk mendapatkan berat badan ideal.

Ada banyak metode perhitungan dalam menghitung berat badan ideal seseorang. Metode-metode tersebut pada umumnya memperhatikan faktor berat badan, tinggi badan, jenis kelamin dan usia seseorang. Maka dari itu, para ahli telah menetapkan berbagai macam metode yang bisa menghitung berat badan ideal seseorang. Sehingga kevalidan dari hasil perhitungan metode-metode tersebut dapat dipertanggung jawabkan.

Menghitung berat badan ideal (BBI) dengan metode yang dikembangkan oleh para ahli

Berat badan ideal adalah bobot optimal dari tubuh untuk menjaga kesehatan dan kebugaran sehingga seseorang dapat beraktivitas dengan normal tanpa mengalami kendala kesehatan.

Menghitung berat badan ideal (BBI) dengan metode yang dikembangkan oleh para ahli

Ada banyak macam metode perhitungan berat badan ideal, diantara yang umum digunakan untuk usia dewasa adalah menggunakan metode Devine, metode Hamwi, metode Robinson, dan metode Miller.

Menghitung berat badan ideal dengan rumus Devine

Perhitungan berat badan ideal menggunakan perhitungan Devine sebenarnya mengadopsi perhitungan dari Brocha. Perhitungan berat badan ideal menggunakan metode Devine antara laki-laki dan wanita ada perbedaan. Jika kamu laki-laki, maka perhitungannya bisa memakai rumus berikut ini :

Contoh :

Berikut perhitungan berat badan ideal yang untuk seorang laki-laki yang mempunyai tinggi badan 160 cm

= 50 kg + (2.3 x ((160 – 152.4)/2.54))

= 50 kg + (2.3 x 2.99)

= 50 kg + 6,88 kg

= 56,88 kg

Jika kamu perempuan, maka perhitungannya bisa memakai rumus berikut ini :

45,5 + 2.3 kg per inci saat tinggi badan lebih dari 152.4 cm

Contoh:

Berat badan ideal untuk seorang wanita dengan tinggi 155 cm

= 45,5 kg + (2.3 x ((155 – 152.4)/2.54))

= 45,5 kg + (2.3 x 1,02)

= 45.5 kg + 2,35 kg

= 47.85 kg

Menghitung dengan rumus Hamwi

Metode Hamwi digunakan untuk menghitung berat badan ideal dari orang dewasa. Berdasarkan perhitungan Hamwi, berat badan idealnya dapat dihitung menggunakan perhitungan berikut ini :

Jika kamu adalah laki-laki, maka kamu bisa menggunakan perhitungan berikut ini :

48 kg + 2.7 Kg per inci saat tinggi badan lebih dari 5 kaki atau 152.4 cm

= 48 kg + 2.7 x ((tinggi badan – 152.4)/2.54)

Jika kamu adalah wanita, kamu bisa menggunakan rumus berikut ini :

Misalnya wanita dengan tinggi 165 cm, maka cara menghitung berat badan idealnya adalah:

= 45,5 kg + (2.2 x ((160 – 152.4)/2.54))

= 45.5 kg + (2.2 kg x 2.99)

= 45.5 kg + 6.58 kg

= 52 kg

Menghitung dengan rumus Robinson

Sama seperti metode lainnya, perhitungan berat badan ideal menggunakan metode Robinson juga membedakan perhitungannya antara laki-laki dan perempuan. Untuk laki-laki, perhitungannya adalah sebagai berikut :

52 kg + 1.9 kg ((tinggi badan – 152.4)/2.54)

Sedangkan untuk perempuan, perhitungannya adalah sebagai berikut :

49 kg + 1.7 kg per inci saat tinggi badan lebih dari 152.4 cm

Misalkan wanita dengan tinggi 160 cm, maka cara menghitung berat badan idealnya adalah sebagai berikut :

= 49 kg + (1.7 kg ((160 – 152.4)/2.54))

= 49 kg + (1.7 kg x 2.99)

= 49 kg + 4.69 kg

= 53,69 kg

Menghitung berat badan ideal dengan rumus Miller

Perhitungan berat badan ideal laki-laki menurut Miller dapat dihitung dengan rumus berikut :

56,2 kg + 1,41 kg per inci lebih dari 5 kaki

= 56,2 kg + 1,41 ((tinggi badan – 152.4)/2.54)

Misalkan pria dengan tinggi 175 cm, maka cara menghitung berat badan idealnya adalah

= 56,2 + (1,41 ((175 – 152.4)/2.54))

= 56,2 kg + (1,41 x 8.9)

= 56,2 kg + 12,54 kg

= 68,74 kg

Sedangkan untuk perempuannya bisa menggunakan rumus berikut ini :

Misalkan wanita dengan tinggi 160 cm, maka cara menghitung berat badan ideal adalah :

= 53,1 kg + (1,36 kg ((160 – 152.4)/2.54))

= 53,1 kg + (1,36 kg x 2.99)

= 53.1 kg + 4, 069 kg

= 57,1 kg

Menghitung berat badan ideal (BBI) Indeks massa tubuh (IMT)

Indeks Massa Tubuh atau Body Mass Index (BMI) adalah jumlah berat badan ideal yang dihitung dari berat dan tinggi badan seseorang. BMI merupakan indikator yang cukup handal.

Menghitung berat badan ideal (BBI) Indeks massa tubuh (IMT)

untuk kegemukan tubuh bagi kebanyakan orang. Rumus untuk Menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah sebagai berikut :

IMT = Tinggi Badan (M) X Tinggi Badan (M)

Setelah mendapatkan nilai IMT, maka kamu tinggal melihat kamu masuk kategori yang mana. Apakah kurus, normal atau obesitas. Berikut tabel status gizi berdasarkan IMT orang indonesia

Status GiziKategoriIMT
Kurus sekaliKekurangan BB kategori Berat<17,08
KurusKekurangan BB kategori ringan17,0-18,4
NormalNormal18,5-25
GemukKelebihan bb kategori ringan25,1-27
ObesitasKelebihan bb kategori berat>27,1

Sebenarnya, metode-metode di atas memiliki hasil yang hampir sama jika. Memang ada sedikit perbedaan, tetapi tidak signifikan. Setelah kamu mengetahui cara menghitung berat badan ideal, Apa kamu tidak penasaran, kamu masuk kategori yang mana. Selamat mencoba.

Tinggalkan komentar